Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Konsumsi Vitamin A Memberikan Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Konsumsi vitamin A penting untuk membantu banyak proses dalam tubuh manusia. Vitamin A merupakan sekelompok senyawa yang sangat penting bagi kesehatan manusia.

Konsumsi Vitamin A Memberikan Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Seperti untuk menjaga penglihatan yang sehat, memastikan fungsi sistem kekebalan, dan masih banyak lagi. Senyawa vitamin ini dapat anda temukan dalam makanan hewani dan nabati.

Vitamin ini termasuk ke dalam vitamin yang larut dalam lemak. Anda bisa menemukannya pada buah-buahan, sayuran, telur, susu murni, daging, mentega, dan masih banyak lagi.

Anda juga bisa menggunakan vitamin A untuk mengurangi komplikasi penyakit seperti malaria, diare, dan lainnya. Vitamin ini juga membantu perkembangan dan fungsi mata, kulit, sistem kekebalan, dan bagian tubuh lain.

Mengenal Manfaat, Dosis, dan Efek Samping dari Konsumsi Vitamin A

Anda wajib mengetahui segala informasi lengkap mengenai vitamin ini, agar bekerja lebih maksimal. Berikut ini penjelasan mengenai manfaat, dosis dan efek samping vitamin satu ini.

Manfaat-Manfaat

Hal pertama yang bisa anda ketahui adalah manfaat dari vitamin ini sendiri. Untuk lebih jelasnya silakan simak penjelasan berikut ini.

  1. Melindungi Mata

  2. Vitamin ini sangat penting untuk menjaga penglihatan anda. Anda membutuhkan vitamin ini untuk mengubah cahaya yang mengenai mata menjadi sinyal listrik dan dapat terkirim ke otak.

    Faktanya, salah satu gejala pertama kekurangan konsumsi vitamin A adalah rabun senja yang kita kenal sebagai nyctalopia. Rabun senja terjadi jika kekurangan vitamin ini, karena vitamin ini adalah komponen utama pigmen rhodopsin.

    Rhodopsin ada pada retina mata anda dan sangat sensitif terhadap cahaya. Penglihatan mereka akan berkurang dalam kegelapan karena mata mereka kesulitan menangkap cahaya pada tingkat yang lebih rendah.

  3. Dapat Menurunkan Resiko Kanker Tertentu

  4. Saat sel-sel abnormal mulai tumbuh atau membelah secara tidak terkendali akan menyebabkan kanker. Vitamin ini memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan sel anda.

    Mengonsumsi vitamin ini dalam jumlah yang lebih tinggi dalam bentuk beta-karoten dapat menurunkan risiko jenis kanker tertentu. Termasuk limfoma hodgkin, kanker serviks, paru-paru, dan kandung kemih.

  5. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

  6. Vitamin satu ini memainkan peran penting dalam menjaga pertahanan alami tubuh anda. Seperti menjadi penghalang lendir pada paru-paru, usus, mata, dan alat kelamin untuk menjebak bakteri serta agen infeksi lainnya.

    Konsumsi vitamin A juga terlibat dalam produksi dan fungsi sel darah putih. Hal ini bisa membantu dalam menghilangkan bakteri dan patogen lain dari aliran darah.

    Ini berarti bahwa kekurangan vitamin ini dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi dan menunda pemulihan saat sakit. Mengatasi kekurangan vitamin ini pada anak-anak telah terbukti menurunkan risiko kematian akibat penyakit malaria dan campak.

  7. Meningkatkan Pertumbuhan dan Reproduksi Sehat

  8. Vitamin ini sangat penting untuk menjaga sistem reproduksi yang sehat baik pada pria maupun wanita. Lalu memastikan pertumbuhan dan perkembangan normal embrio selama kehamilan.

    Kekurangan vitamin ini menghalangi perkembangan sel sperma, sehingga bisa menyebabkan kemandulan. Demikian pula, kekurangan vitamin ini pada wanita dapat mempengaruhi reproduksi dengan mengurangi kualitas telur dan implantasi telur pada rahim.

    Pada wanita hamil, konsumsi vitamin A juga terlibat dalam pertumbuhan dan perkembangan banyak organ dan struktur utama bayi. Tapi meski lebih jarang daripada kekurangan vitamin, terlalu banyak vitamin ini selama kehamilan dapat membahayakan bayi dan menyebabkan cacat lahir.

    Oleh sebab itu, sejumlah otoritas kesehatan merekomendasikan supaya wanita menghindari makanan dengan kandungan jumlah vitamin ini terkonsentrasi. Seperti pada hati dan suplemen yang mengandung vitamin ini selama kehamilan.

  9. Mendukung Kesehatan Tulan

  10. Makan cukup vitamin ini berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang yang tepat. Kekurangan vitamin ini berkaitan dengan kesehatan tulang yang buruk.

    Faktanya, orang dengan kadar vitamin ini lebih rendah dalam darah berisiko tinggi mengalami patah tulang. Namun, tingkat vitamin ini yang rendah mungkin bukan satu-satunya masalah kesehatan tulang.

    Ingatlah bahwa status konsumsi vitamin A saja tidak menentukan risiko patah tulang. Dampak dari ketersediaan nutrisi penting lainnya, seperti vitamin D juga turut berperan.

Dosis Vitamin A

Setiap mengonsumsi obat atau sesuatu tentu harus sesuai dengan dosis yang telah ada. Karena jika terlalu berlebihan, nantinya bisa menyebabkan efek samping yang juga bisa berbahaya.

Dosis setiap orang berbeda-beda, tergantung usia dan kondisi orang tersebut. Lebih jelasnya silakan simak uraian berikut ini.

  • Dewasa

  • Pada umumnya, kebutuhan vitamin ini adalah 900 mcg setiap hari untuk pria. Sedangkan untuk wanita sekitar 700 mcg setiap hari.

    Untuk wanita hamil, AKG hariannya adalah 770 mcg. Sementara wanita yang sedang menyusui, AKG adalah 1.300 mcg setiap hari.

    Untuk bercak putih dalam mulut karena kebiasaan merokok (leukoplakia oral), dosis mingguannya 200.000-300.000 IU selama 6-12 bulan. Bagi komplikasi setelah melahirkan, dosis mingguan konsumsi vitamin A sebesar 23.000 IU sebelum, selama, dan setelah kehamilan.

    Untuk kondisi penglihatan malam yang buruk, dosis hariannya 15.000 IU. Jenis penyakit radang usus (kolitis ulserativa), dosisnya 25.000 IU setiap hari selama 2 bulan.

  • Anak-anak

  • Pada umumnya, dosis bayi baru lahir sampai 6 bulan adalah 400 mcg per hari. Sementara usia 7 sampai 12 bulan dosisnya 500 mcg per hari.

    Selain itu, usia 1 sampai 3 tahun sebesar 300 mcg per hari. Selanjutnya untuk usia 4 sampai 8 tahun sebesar 400 mcg per hari.

    Bagi anak berusia 9 sampai 13 tahun dosis hariannya sebesar 600 mcg. Terakhir, untuk usia 14-18 tahun dosis harian konsumsi vitamin A sebesar 900 mcg.

    Bagi anak perempuan usia 14-18 tahun yang sedang hamil, AKG adalah 750 mcg. Untuk anak perempuan usia 14-18 tahun yang sedang menyusui, AKG adalah 1.200 mcg.

    Bagi pengidap campak dosisnya sebesar 100.000 hingga 200.000 IU. Untuk bayi prematur membutuhkan suplemen vitamin ini saat usia 6 sampai 59 bulan yang berisiko kekurangan vitamin ini.

Efek Samping Konsumsi Vitamin A

Setiap mengonsumsi sesuatu pasti memiliki efek samping, salah satunya mengonsumsi vitamin ini. Selain kekurangan, kelebihan vitamin ini dapat menimbulkan reaksi tertentu.

Konsumsi vitamin ini secara berlebihan dapat menjadi sebuah racun. Hal itu karena vitamin ini tidak bisa terbuang bersama urin dan larut bersama lemak tubuh.

Tak hanya itu, kelebihan konsumsi vitamin A juga dapat menyebabkan sel epitel tubuh bertumbuh abnormal. Hal ini akan menyebabkan pertumbuhan sel menjadi tidak baik.

Ketika mengonsumsi dosis tunggal vitamin ini lebih dari 200.000 mcg bisa menimbulkan reaksi tertentu. Seperti penglihatan buram, muntah, mual, dan juga bisa menyebabkan vertigo.

Selain itu, jika mengonsumsi vitamin ini lebih dari 10.000 mcg per hari dalam jangka panjang juga menimbulkan beberapa reaksi. Seperti iritasi kulit, mual, diare, kelainan janin, nyeri sendi, pusing, kerusakan liver, dan penipisan tulang.

Efek samping tersebut juga bisa sampai menyebabkan anda menderita penyakit kuning dan sakit perut yang parah. Atau mungkin perubahan penglihatan dan juga sakit kepala yang parah.

Apabila hal itu terjadi, sebaiknya anda harus mencari bantuan medis segera dengan menghubungi dokter. Untuk itulah, anda tidak boleh sembarangan dalam mengonsumsi vitamin ini.

Demikian beberapa informasi mengenai manfaat, dosis, dan efek samping dari konsumsi vitamin A. Segala vitamin dapat bermanfaat secara maksimal jika anda konsumsi dengan tepat.

ADMIN GRAND SPA
ADMIN GRAND SPA WARNING! Sangat tidak di perkenankan melakukan copy paste isi artikel yang ada di dalam blog ini.